Ponorogo – Tim debat MAN 2 Ponorogo berhasil meraih Juara 1 dalam Lomba Debat Ekonomi Syariah yang diselenggarakan oleh UIN Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo pada 27–29 Oktober 2025. Tahap penyisihan dan semifinal berlangsung pada 27 Oktober, sedangkan Grand Final dan awarding dilaksanakan pada 29 Oktober 2025.
Tim yang beranggotakan Wafa Afia Nurrahmah (XI-9), Sintana Sabrina Algeta (XI-7), dan Selly Agilia Putri (XI-9) dan Uswatun Hasanah Guru Fikih Man 2 Ponorogo sebagai pembimbing dalam lomba debat Ekonomi Syariáh ini. Persiapan lomba dilakukan selama kurang lebih 15 hari dengan latihan bersama tim debat lain dari MAN 2 Ponorogo.
“Ini merupakan pengalaman pertama kami dalam mengikuti lomba debat. Semua proses yang kami jalani benar-benar menjadi ajang pembelajaran dan penyesuaian diri untuk memahami dunia debat lebih dalam,” ujar Wafa Afia Nurrahmah.
Sintana Sabrina Algeta menambahkan bahwa ketertarikannya terhadap debat berawal dari kebiasaannya beradu argumen dengan Wafa sejak kelas X.
“Kami ingin menyalurkan kemampuan beradu argumen dengan baik dan semoga bisa menghasilkan prestasi,” ungkapnya.
Selly Agilia Putri Juga menambahkan bahwa lomba debat ini seru dan menantang. Saya belajar bagaimana berpikir kritis, berargumen dengan logika, dan bekerja sama dengan tim,
Yang jelas waktu kami berhasil menyusun argumen kuat dan bisa meyakinkan juri, rasanya puas banget. Tapi kadang juga capek karena harus latihan sampai malam, mencari data yang akurat, dan menyesuaikan gaya bicara. Namun dari semua proses itu, saya banyak belajar tentang tanggung jawab dan percaya diri,” tutur selly.
Meskipun topik ekonomi syariah terasa baru, tim tetap berusaha memahami materi secara bertahap dan fokus pada teknik debat yang baik. Suasana perlombaan juga terasa seru dan menantang karena para peserta dapat bertukar pikiran dengan peserta lain dari berbagai daerah.
“Setiap pengumuman hasil kami selalu berlapang dada dan saling menguatkan. Alhamdulillah, rasa pesimis kami terbayar dengan hasil yang memuaskan,” tutur Wafa.
menutup wawancara, Wafa Afia Nurrahmah menyampaikan pesan inspiratif.
“Debat bukan ajang untuk menjatuhkan lawan, melainkan tempat untuk beradu argumen dan pemikiran yang logis. Dalam perlombaan pasti ada menang dan kalah, tetapi dari setiap proses itulah kita belajar menjadi lebih baik.”
Pesan kami dari Tim debat ini, untuk teman-teman MAN 2, jangan takut mencoba hal baru. Kadang dari hal yang tidak kita sangka justru bisa jadi pengalaman berharga. Berani keluar dari zona nyaman itu penting, karena di situ kita benar-benar tumbuh dan belajar.
Kemenangan ini menjadi bukti bahwa kerja keras, semangat belajar, dan kekompakan tim dan bimbingan secarabintensif dapat membawa hasil yang membanggakan. Prestasi tersebut diharapkan dapat memotivasi siswa MAN 2 Ponorogo untuk terus berprestasi dan mengharumkan nama madrasah.
Reporter :
1.Desita Dwi Maysha Putri XI-3
2.Jingga Setya Ningrum XI-4
3.Selfi Nur Aini XI-11
4. Muhamad Imam Hamdanii XI-10
Discover more from MAN 2 Ponorogo
Subscribe to get the latest posts sent to your email.




